Galur - Pemkab Kulon Progo telah menindaklanjuti usulan dari BPOM DIY dengan menunjuk Kalurahan Tirtorahayu bersama tiga kalurahan lain untuk melaksanakan program nasional berupa program desa pangan aman dan program sekolah dengan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) aman. Untuk itu telah dilaksanakan audiensi bersama yang bertempat di Balai Kalurahan Tirtorahayu pda hari kamis 2 Pebruari 2023, adapun peserta audiensi tersebut terdiri : BPOM DIY, Kapanewon Galur, Puskesmas Galur 1, K3S Galur, dan Lurah Tirtorahayu.

Program di Tahun 2023 semua anggaran pelaksanaannya menjadi beban BPOM DIY, untuk tahun-tahun selanjutnya akan dibebankan kepada kalurahan sehingga Kalurahan Tirtorahayu harus membuat perencanaan anggaran untuk tahun 2024 dan seterusnya.
Pembentukan desa pangan aman melalui gerakan keamanan pangan desa bertujuan untuk : meningkatkan kemandirian masyarakat desa dibidang keamanan pangan; mendorong kemandirian masyarakat desa melakukan pengawasan keamanan pangan; menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman hingga tingkat perseorangan; dan memperkuat ekonomi desa melalui keamanan pangan desa.
Pada tahun 2023 ini BPOM akan mengadakan bimtek kelompok komunitas untuk Kalurahan Tirtorahayu sebanyak 50 orang dengan sasaran Ibu rumah tangga sebanyak 20 orang, remaja 10 orang, unsur sekolah yang terdiri guru dan atau penjaja kantin 8 orang, pelaku usaha pangan olahan 4 orang, pelaku usaha pangan siap saji 4 orang, dan ritel pemilik toko atau warung sebanyak 4 orang.
(sinewu)