SOSIALISASI TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO) KENALI SUPAYA TIDAK MENJADI KORBAN

Galur, 1 Agustus 2022

Dalam upaya untuk Kenali Tindak Pidana Perdagangan Orang, Dinas Sosial Kabupaten Kulon Progo memberikan sosialisasi yang bertempat di Pendopo Kapanewon Galur dengan mengundang unsur dari :

  1. Kecamatan
  2. Polsek
  3. Koramil
  4. UPT Puskesmas Galur I dan Galur II
  5. KUA
  6. Kalurahan
  7. K3S
  8. PKK
  9. Koordinator TKSK

Acara diawali dengan sambutan selamat datang oleh Panewu Galur Drs. Sunarya, M.M , audiens untuk dapat memanfaatkan waktu sosialisasi dengan sebaik-baiknya dan untuk dapat menanyakan dengan jawaban sejelas-jelasnya tentang TPPO.

Acara Sosiaisasi dengan menghadirkan nara sumber  Bpk MUAZIM Manager Program Pencegahan Perdagangan Orang Mitra Wacana Yogyakarta.

Disampaikan oleh Muazim bahwa, Tindak Pidana Perdagangan Orang Prosesnya dengan Perekrutan, Pengangkutan , Penampungan, Pengiriman, Pemindahan, Penerimaan seseorang, kemudian caranya bias dengan Ancaman, Kekerasan, Penculikan, Penyekapan, Pemalsuan, Penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, Penjeratan utang.

Adapun Tujuan dari Tindak Pidana Perdagangan Orang  yakni Eksploitasi seksual, Eksploitasi tenaga kerja, Perdaganganorgan tubuh, Pornografi, Pedofil,  Adopsi Ilegal, Anak Jalanan (mengemis), Pengedar Narkoba.

Pada kesempatan yang sama disampaikan pula oleh Muazim bahwa kelompok korban terbanyak adalah perempuan dewasa dan anak-anak .

Disampaikan pula oleh Muazim bahwa penyebab terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang bisa dari : Sisi korban TPPO, Sisi Keluarga, Aparat pemerintah, Sisi Masyarakat atau dari agen /perusahaan perekrut.

Dan Pelaku TPPO dapat Keluarga/Orang Terdekat, Oknum Aparat, Perusahaan Tenaga Kerja, Agen atau calo.

Sementara pencagahan yang dapat dilakukan adalah dengan Pendataan warga desa/kalurahan yang merantau keluar negeri dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya TPPO.

Acara diakhiri dengan Tanya jawab dari audiens.