Penetapan TPID Kecamatan Galur

Selasa, 5 Desember 2017 09:17:16 - Oleh : Ekbang Galur

Rakor TPID

Peningkatan Kapasitas TPID

Rakor TPID Kecamatan Galur

Penetapan TPID Kecamatan Galur

MAD Pembentukan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) di Kecamatan Galur

HAORNAS Kecamatan Galur Bersepeda Gembira

Setelah dilaksanakan Musyawarah Antar Desa (MAD) pada tanggal 08 November 2017 dan terbentuk Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) yang terdiri dari 7 (tujuh) dengan susunan sebagai berikut :

  1. Ketua : Wiwik Sri Minarni , S.P, MP (Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kec. Galur)
  2. Bendahara : Sudardjo (Ketua BKD Tirtorahayu)
  3. Bidang Pengelolaan Praktek Cerdas
    1. Koordinator : Sudarmawan (BKAD Kec. Galur)
    2. Anggota : Ngatinem (Banaran Galur)
    3. Anggora : Andri Subantoro (Brosot Galur)
  4. Bidang Verifikasi Inovasi
    1. Koordinator : Lilih Kurniati, S,IP (Kepala Seksi Pembangunan Kec. Galur)
    2. Anggota : Tri Yoga Widiyatmaka, S.Pd (Kasubag. Umum Kec. Galur)

    Maka langkah selanjutnya adalah Penetapan TPID Kecamatan Galur dengan Surat Keputus an Camat Galur No 41 Tahun 2017Rapat Koordinasi Penyusunan Proposal dan Rencana Anggaran Belanja. Rapat koordinasi dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 17 November 2017 Pukul 09.00 s/d 12.30 WIB di Ruang Rapat Kecamatan Galur. Rapat koordinasi dihadiri oleh Bapak Camat Galur Bapak H. Latnyana,S.Ag. MM.M.AP yang memberikan arahan dan pembinaan kepada TPID Kecamatan Galur yang baru terbentuk Tim PID, Pendamping Desa.

    TPID adalah Kelompok masyarakat pelaku Program Inovasi Desa (PID) yang berkedudukan di Tingkat Kecamatan dan bertugas untuk mengelola Dana Operasional Kegiatan (DOK) Inovasi dan Pengelolaan Pengetahuan Desa untuk membiayai operasional , kegiatan, pendokumentasian dan penyebarluasan kegiatan PID.

    Tugas TPID :
    1. Menerima dan menyalurkan DOK inovasi Desa , termasuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB)
    2. Memfasilitasi peretemuan musyawarah masyarakat.
    3. Memfasilitasi tahapan pelaksanaan pengelolaan praktik cerdas (identifikasi, dokumentasi, eksposisi dan replikasi)
    4. Memfasilitasi desa yang berminat mengadopsi atau mereplikasi praktik cerdas.
    5. Melaksanakan kegiatan inovasi yang disepakati.
    6. Memonitor dan evaluasi kegiatan inovasi yang dijalankan.
    7. Melaporkan pelaksanaan kegiatan sebagai pertanggungjawaban.
    8. Berkoordinasi dengan pendamping desa P3MD.

« Kembali | Kirim | Versi cetak